Pengertian Paragraf Deskriptif dan Cara Menulisnya

Paragraf Deskriptif –¬†Bacaan dengan menghadirkan penjelasan seterang-terangnya mengenai suatu objek adalah salah satu contoh paragraf deskriptif. Bacaan ini akan mengedukasi para pembaca untuk bisa memahami sesuatu dengan terperinci. Pembaca akan dibuat seolah-olah mengerti, melihat dan merasakan benda tersebut secara tidak langsung. Selengkapnya, berikut adalah hal-hal mengenai deskriptif,

Mengetahui Tentang Paragraf Deskriptif

paragraf deskriptif

  1. Ciri-Ciri

Paragraf deskriptif memiliki gaya bahasa yang seolah-olah menghadirkan pengalaman penulis ketika mendapati objek tersebut. Penulis juga mencoba untuk menjelaskan bagian demi bagian objek yang diperbincangkan secara rinci. Kesan seperti penginderaan, emosional serta perasaan ketika menjumpai objek akan dijelaskan. Dengan begitu pembaca akan merasakan atmosfer objek tersebut secara tidak langsung.

  1. Cara Menulis

Tidak banyak hal yang harus direncanakan ketika membuat paragraf deskriptif. Kalian hanya perlu menentukan objek yang akan ditulis, seperti buah apel, topi petani atau suasana pantai. Kemudian bentuk kerangka penulisan yang menjelaskan objek secara visual atau suasananya secara emosional. Hadirkan gaya bahasa yang membuat pembaca turut ikut merasakan atmosfer yang anda rasakan.

3 Deskripsi Spasial

Deskriptif spasial akan menjelaskan objek secara lebih detail. Tujuannya, agar pembaca turut mengetahui objek tersebut secara tak langsung. Misalnya penjelasan tentang buah, makanan, gedung atau juga daerah wisata. Banyak tipe teks ini yang bisa ditemui di kehidupan sehari-hari

  1. Deskripsi Subjektif

Deskriptif subjektif, digunakan penulis untuk menghadirkan suasana yang dirasakannya. Misalkan, wanita berkulit putih memakai sepatu kets biru berjalan menuju stasiun dengan membawa koper. Jenis kalimat ini biasanya digunakan untuk novel dan cerpen. Deskriptif subjektif merupakan tafsiran penulis untuk mengajak pembaca turut merasakan apa yang dijelaskan.

Baca Juga: Puisi tentang Guru

  1. Deskripsi Objektif

Yang terakhir adalah deskriptif objektif, digunakan untuk menjelaskan yang tak bisa dirasakan namun dimengerti pembaca. Penulis akan mengurangi opininya dalam menjelaskan objek tersebut. Teks ini akan menghadirkan keadaan yang apa adanya mengenai objek tersebut. Misalkan, Hani adalah pedagang yang sabar, meskipun banyak orang yang mempermalukannya, Hani tetap tabah dan tidak merasa kesal.

Itulah beberapa hal mengenai paragraf deskriptif untuk kalian pelajari. Mempelajari deskriptif akan membuat anda mudah menjelaskan sebuah objek kepada semua orang. Deskriptif juga sangat penting pada dunia marketing, untuk bisa menjelaskan secara detail sebuah produk. Pakailah gaya bahasa yang mengajak dan menarik untuk lebih meningkatkan minat pembaca.