Mengenal Burung Betet Buru

Mengenal Burung Betet Buru

https://www.senapananginpedia.com
Burung Betet Buru memiliki nama latin yakni Prioniturus mada. Burung ini juga dikenal dengan nama racket-tailed jika dalam bahasa Inggris. Jenis burung ini juga salah satu burung endemik Dari Indonesia.

Karakteristik ini ketika dewasa memiliki tubuh panjang sekitar 32 cm dengan bulu yang dominan hijau.

Lalu karakteristik ciri-ciri dan burung betet buru dalam bagian ekor bawah kuning.

Seperti di ulas di https://www.senapananginpedia.com Betet terburu-buru bahwa jenis laki-laki memiliki karakteristik memliki mahkota, mantel dan juga menutupi sayap dengan warna merah berwarna biru.

Kemudian pada wanita pada bagian atas tubuhnya tampak berwarna hijau.

Habitat terburu-buru burung itu terletak di daerah hutan primer, bukit-bukit hutan, pegunungan hutan.

Selain itu, ada di hutan dan di dataran rendah sampai ke ketinggian 1600 di atas permukaan laut atau lebih.

Tacapi yang paling umum mereka sering hidup di daerah yang memiliki tinggi 600 meter di atas permukaan laut.

Daerah penyebaran burung betet buru yang terletak di Pulau Buru, Maluku Selatan.Makanan utama dari burung betet buru yaitu seperti buah, biji-bijian, dan juga bunga.Secara umum mereka akan mencari makan dalam kelompok yang berisi up 10 ekor.

Selain itu mereka juga sering pindah dari satu tempat ke tempat untuk mengikuti ketersediaan buah-buahan di wilayah pegunungan hutan.

Musim pembiakan atau musim kawin burung ini terjadi antara bulan Desember sampai Februari. Dalam musim kawin tunggal mereka dapat menghasilkan telur sampai 5 butir.

Seperti betet lain, yang termasuk jenis nocturnal (yang aktif pada malam hari).Kehilangan habitat atau tempat tinggal jenis burung ini adalah ancaman besar untuk kehidupan bagi burung betet buru ini.Karena bagian besar hutan dataran rendah kini telah ditebang.

Selain hutan di bagian selatan yang menjadi habitat burung ini juga telah berkurang karena pilihan cut down, atau telah rusak oleh aktivitas liar.

Dan saat ini hanya ada beberapa blok hutan dataran rendah utama masih tersisa.Sebagian besar hutan gunung di Burung ini juga masih dapat dikatakan relatif aman, meskipun tidak ada yang dilindungi.