Creative Sound Blaster X7 – Unit Power Kurang Mendukung

Creative Sound Blaster X7 – Unit Power Kurang Mendukung


Akusaraprosound – Kami terpesona melihat bagaimana Creative mengemas SoundBlaster dalam sasis yang unik. Unit ini merupakan digital to analogue converter dan Amplifier stereo. Menariknya, juga memiliki decoding Dolby Digital di dalamnya. Meneliti X7 akan terlihat jelas bahwa prioritasnya ditujukan bagi gamers. Fitur-fitur unit bertujuan untuk membuat soundtrack games lebih imersif dan komunikasi antar player lebih mudah. Batasan decoding Kami penasaran dengan decoding Dolby Digital. fitur ini tentu saja bisa digunakan, dan memberikan suara bagus dari DVD Teenage Mutant Ninja Turtles, tapi bagi penggemar home cinema, menurut kami Creative agak setengah hati. X7 tidak bisa melakukan decoding soundtrack DTS dan audio resolusi tinggi dari Blu-ray juga tidak mampu ditanganinya.

Dibutuhkan pula amplifikasi power eksternal (atau active speaker) untuk surround sound, dan output line level terdiri atas kombinasi janggal RCA untuk front speaker, lalu 3,5 mm untuk surround, centre, dan sub. Kalau surround sound menjadi prioritas, bagi kami unit khusus receiver, seperti Yamaha RX-V377 pilihan yang lebih baik. Kami juga kurang yakin dengan performa stereo Sound Blaster. Contoh produk yang kami uji dibawakan dengan opsi upgrade power supply Creative. Versi standarnya lebih hemat dari harga yang kami cantumkan di atas, tapi juga menghasilkan daya maksimal lebih rendah pada speaker yang sulit dikendalikan. Anehnya, tak banyak perbedaan daya antara kedua power supply. Versi standar hanya beberapa watt lebih rendah pada penyampaian 22W per channel dari opsi upgrade.

Fitur lengkap On-board DAC perangkat ini berkemampuan 24 bit192 kHz. DAC ini bisa diakses melalui micro USB jika menggunakan komputer, atau optical bila ingin mengkoneksikan konsol game atau DVD player. Ada pula soket USB 2.0 reguler untuk mengkoneksikan perangkat Android dan iOS, dan akan berfungsi dengan baik asalkan Anda juga mengunduh app X7. Pengguna analog dilayani dengan satu input RCA stereo. Juga ada Bluetooth dengan NFC. Kami tak bisa berhenti berharap Sound Blaster X7 bisa bersuara lebih baik. Suaranya tidak parah, tapi kurang memiliki nilai menghibur. Ingat, NAD D3020 punya banyak fitur Creative, kecuali decoding Dolby Digital, dan harganya lebih murah.

Kami mulai dengan MacBook sebagai sumber. Suara melalui Sennheiser Momentum bertonal seimbang dan menunjukkan tingkat kehalusan yang bagus. Tingkat detailnya cukup, tapi kalah dengan perangkat seperti Audioquest Dragonfl y dalam hal resolusi yang disampaikan, ekspresi dinamis, dan kendali ritme. Kami juga mencoba headphones Grado untuk track yang lebih ambisius, tapi reative tidak memiliki talenta itu. Berbagai musik Kami mencoba beragam file, mulai dari Mockingbird (192 kbps) Eminem sampai OST The Dark Knight Rises (24 bit192 kHz) Hans Zimmer dan mendapati X7 tidak terlalu cerewet soal genre.

Suaranya bisa dinikmati, cukup jelas, tapi kurang informatif. App khusus untuk X7 memiliki rentang pengaturan mengesankan. Kami mencoba X7 dengan sejumlah speaker dari Wharfedale Diamond 220 dan B&W 685 S2 sampai ATC SCM11, dan karakter unit tidak berubah. Suaranya bagus, tapi tak banyak transparansi dan informasi pada musik. Daftar spesifikasi Creative menjanjikan banyak, tapi tidak mengantarkan maksimal secara sonik.